i am the silly admirer

aku bisa saja tuliskan beribu kata romantis untukmu
aku bisa saja dendangkan ratusan melodi mendayu mesra untukmu
tapi yang aku tak bisa adalah menunjukannya untukmu
ah, kali ini takdir begitu cepat
ya… tentu aku menyukaimu
tapi, aku tak yakin perasaan ini
terlalu cepat aku rasa
dan waktu tak mengizinkan kita tuk mengenal
dan jadilah aku disini menjadi pengagum rahasiamu
yang tidak bisa berbuat apa-apa karena tak lama lagi kau akan tinggalkan aku
dan mungkin kita tak punya kesempatan tuk saling berbicara
bertukar senyum dan pikiran
ah, kejamnya dunia
dia tunjukan dirimu
tapi dia bahkan tak memberikan buku manual tentangmu
aku tak tahu harus menyapamu seperti apa
bagaimana
dan harus mulai dari mana
karena aku berpacu dengan waktu
dan aku masih punya urat malu
aku punya hitung-hitungan sendiri dalam mendekatimu
tadi, sewaktu matahari tepat diatas kepala
aku hanya bisa memandangimu dari lorong atas
bahkan aku hanya kebagian kepala belakangmu saja
saat aku sengaja lewat didepanmu
tepat saat itu kau memalingkan wajah
benar-benar kejam sang takdir itu
sadarkah kau?
aku tidak berharap terlalu banyak
karena kau terlalu singkat hadir dalam hariku
dan terlalu singkat aku menyadari keberadaanmu
atau aku yang terlambat?
ah… jangan kau lupa tanah air ini ya?
berplesirlah kesini saat musim libur tiba
dan aku ingin lihat wajahmu yang indah itu

-your silly admirer

2 thoughts on “i am the silly admirer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s