Enam Puluh Enam.

Sayangku, 66 tahun sudah kau ada. Berdiri tegak meski diterjang badai. Berkibar megah ditengah angin kencang. Aku tahu tangismu, aku tahu penderitaanmu. Kan ku yakinkan semuanya, kau takkan hadapi itu sendiri. Aku kan selalu ada disini bersamamu. Sampai kita lihat tarian dijalan-jalan, dan sorak sorai kemerdekaan dirumah-rumah. Dan kita kan terus berjalan bergandengan tangan mesra hingga jaya dan terus jaya kehidupan kita. Sayangku, 66 tahun sudah kau ada. Kan kubela sampai akhirnya hayatku. Kan kujunjung harga diri dan martabat kita. Kan ku peluk hingga kau tak perlu terjatuh lagi. Dirgahayu tanah airku, tanah tumpah darahku, Indonesia. Berkibarlah kau terus dibumi Indonesia tercinta.

Merdeka!

One thought on “Enam Puluh Enam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s