Seperti Kamu

Malam itu aku datang terlambat. Semua sudah duduk dengan rapih dan mendengarkan suatu penjelasan dari ketua kami. Hari ini hari Kamis dan malam ini jadwal tetapku yang tak bisa di ganggu gugat oleh teman-temanku yang biasa mengajakku pergi mendadak, Kamis malam waktunya aku rapat dengan teman-teman organisasiku ini.

Tidak ada yang berbeda sejauh mata memandang dan setajam telinga mendengar. Aku mengambil salah satu kursi ditumpukan kursi dan meletakannya di salah satu sisi meja mengikuti yang lainnya yang sudah mengeliling meja rapat kami. Setelah aku duduk, membuka jurnalku, dan kemudian mengangkat kepala aku melihat seorang pria yang belum pernah aku lihat sebelumnya diorganisasi kami. Dia anggota baru ya? pikirku malam itu. Tapi kemudian aku langsung memfokuskan pikiranku untuk mendengarkan presentasi temanku dari salah satu divisi.

*

Sejak malam itu, aku tidak pernah mengingkat-ingat anggota baru itu. Aku bahkan sempat tidak menganggap kami kedatangan anggota baru. Aku bahkan tidak menemukan sesuatu yang biasa aku temukan ketika bertemu seorang yang baru aku kenal. Sesuatu yang aku sendiri tidak tahu apa itu, darimana datangnya, dan tentang apa. Aku hanya tahu sesuatu tentang dirinya. Biasanya, ketika ini terjadi dalam diriku, aku hanya menunggu satu dua hari atau beberapa pertemuan lagi dengannya baru aku mengetahui sesuatu apa yang aku tahu di pikiranku yang terkadang ajaib dan agak mistis, mungkin, ini.

Tapi berbeda dengannya, sudah dua kali acara hang out bareng antar anggota, beberapa kali bertemu dirapat, dan bertemu saat acara-acara yang kami selenggarakan, tapi tak juga aku temukan sesuatu itu dalam diriku. Ini jarang sekali terjadi. Aku yang dianugerahi sesuatu itu oleh Tuhan, setidaknya aku menganggap itu anugerah, tidak kunjung juga menemukannya dalam diri dia.

Sampai akhirnya, di Kamis malam, di jadwal tetapku yang masih tidak bisa diganggu gugat oleh teman-temanku, di rapat kami malam ini yang tidak duduk mengelilingi meja rapat tapi duduk dilantai dengan santai, aku menemukan sesuatu dalam dirinya ketika aku melihatnya mengambil gitar dari salah satu temanku dan sejurus kemudian memainkannya dengan lihai.

Sesuatu yang familiar. Sesuatu yang tidak asing bagiku. Sesuatu yang biasa aku hadapi. Yaitu kamu. Ya, dia seperti kamu. aku baru saja menyadarinya. Cara jalannya, cara dia berpakaian, cara dia menggulung lengan kemejanya sampai sesikut, model rambutnya, dia pun memakai kacamata juga seperti kamu, cara dia memanggil namaku, cara dia memandangku, cara dia bercanda denganku, gaya tangannya yang bergerak bebas diudara saat dia berbicara, tangannya yang dia taruh di kantung celananya seperti kamu saat berjalan dan juga berbicara, jarinya yang mirip seperti kamu, caranya menaruh jari-jari lentiknya—yang seperti kamu juga—pada kunci-kunci digitar itu, cara dia memetik gitar itu, cara dia menggenggam gitar itu, bagaimana dia malu dan tak mau saat aku memintanya untuk memainkanku sebuah lagu sama sepertimu, cara dia memalingkan wajahnya saat mengingkat-ingat kunci dan nada pada gitar pun sama denganmu.

Dia, seperti kamu yang Tuhan hadirkan kembali dalam dimensi hidupku yang
lainnya. Dia seperti kamu yang Tuhan sendiri pun tidak tega untuk menyingkirkanmu dari hidupku. Dia seperti kamu yang semesta hadirkan kembali hanya untuk mengingatkan bahwa kamu takkan pergi kemana-mana lagi. Dia seperti malaikat yang diturunkan kebumi hanya untuk memberitahu aku bahwa kamu masih disini. Kamu akan selalu ada untukku. Dia seperti petikan gitarmu waktu itu, yang memabukan dan membuat candu. Dia seperti kamu yang waktu itu ada untukku saat menangis sendiri, saat terpuruk dan saat terjatuh. Dia seperti kamu yang membawakanku tawa dan canda dan hangat hatimu. Dia seperti kamu yang waktu itu menggenggam tanganku yang memberitahuku bahwa semua baik-baik saja, bahwa semua tetap berjalan normal.

Dia seperti kamu, yang waktu itu selalu hadir dalam hidupku, yang selalu aku rindukan, yang selalu aku nantikan, yang selalu aku sanjung, yang selalu tatap penuh cinta.

Tapi, dia bukan kamu yang aku tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s