Buku Kita

Banyak kata rindu yang kita lontarkan
Tak Ada sipu malu, tak Ada semu merah
Meluncur keluar bgitu Saja Tanpa perlu kita cegah
Banyak kata manis keluar dari bibir kita ini
Tak ada diantara kita yang tersembunyi 
Semua terbuka seperti buku yang bisa kita baca kapan saja 
Waktu berjalan tanpa menjanjikan kita apa-apa
Jarumnya bergulir seiring kita semakin mengenal satu sama lain
Semakin hari kita saling membutuhkan
Aku yakin hati kita pun terpaut
Pagi meninggi dan sapamu yang aku nanti
Malam menjemput dan suaraku yang kau rindukan
Suatu tentang kita melekat pekat
Ada percikan yang tertahan dan enggan keluar
Janji manis yang terucap sembunyi dalam hati yang mencegah
logika baru yang tercipta mampu menahan semua
Memagar imaji supaya tidak terbang lebih tinggi
Pengalaman yang mamaksa kaki berhenti agar tak ada kesalahan sama yang kan terulang 
Tangan kita menjulur namun apa daya mereka tak sampai meraih
Kembali kita jalani hari tanpa ada nama dalam ikatan
Tanpa ada judul dibuku ini yang terus terbuka
Semua tidak jelas, tapi kita tetap menikmatinya
Tak peduli dengan kata hati yang marah ingin didengar
Kita lakukan apa yang senang kita lakukan
Kita jalani apa yang ada didepan
Tanpa perlu repot-repot memikirkan hari esok yang abstrak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s