Hidup Ini

ketika hujan, nikmatilah
ketika pelangi melengkung, pujalah
ketika matahari tak mau kalah tampil, menarilah
hidup semakin cepat berjalan
ia tak peduli menunggu kita dipersimpangan
hidup tak selalu diatas, dia berputar kebawah
ia mau kita untuk sabar dan terus tabah
hidup punya air mata
ia juga sediakan derai tawa
kawan
keluarga
dan cinta
rengkuhlah mereka ketika mereka ada
karena kita tidak tahu kemana hidup membawa
rasakan ia mengalir dibawah kulitmu
berada disela-sela udara nafasmu
atau ia bersembunyi dialiran air matamu
peganglah teguh hidup ini,
seperti kita ingin ia memegang teguh kita

*dari bunyi hujan satu januari

3 thoughts on “Hidup Ini

  1. aku suka puisinya, terutama bagian ini:

    “hidup punya air mata
    ia juga sediakan derai tawa
    kawan
    keluarga
    dan cinta
    rengkuhlah mereka ketika mereka ada
    karena kita tidak tahu kemana hidup membawa”

    tapi kak, kalo kita jalan sama Tuhan, kan hidup kita bukan kayak roda lagi, tapi kayak tangga yang naik🙂 hehehe

    *sering2 bikin postingan ya kak. aku suka bacanya😀

    • Yes setuju banget tuh… Kalo sama Tuhan itu jalannya terus naik naik dan naik🙂

      Thanks banget yah udah suka mampir kesini. Btw, kamu anak gsglv ya? Kok bisa nemu blogku? Aku gsg thamres heheh

      Keep updated yaa… God bless you🙂

      • Iya.. aku gsglv. Ohh.. kakak jg gsg. Dunia sempit ya. Hihihi
        Waktu itu aku lagi iseng-iseng aja cari-cari apaaaa gitu di google, trus ada link blognya ini, jd kuliat-liat deh. Hehe.
        Sipp kak. God bless you too😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s