Sembilan

hari ke sembilan,

pagi ini aku terbangun, kemudian merasakan rindu yang luar biasa. gelisah pun menghampiri. otakku tidak bisa aku perintahkan untuk berhenti memikirkanmu. kamu dimana? ada apa? apa yang terjadi? aku bisa merasakannya. walau kita jauh dan tak bisa bertemu. ini hari ke sembilan kita tidak berbicara. apa kamu merindukan aku? pernahkah aku terlintas dipikiranmu? apa kamu pernah mencoba untuk menghubungiku? aku ingin tahu kabarmu, seperti apa ceritamu diakhir pekan kemarin? terkadang aku terlelap dengan menangisi rinduku yang tak berujung. terbangun dengan hati sedih yang aku sendiri tak bisa hindari.

apa kabarmu?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s