Waktu Aku Tahu Itu Karena Kamu

waktu malam menyapa terang. waktu bulan mengecup cepat mentari. waktu itu juga aku memikirkanmu. memikirkan kita. “maukah kau menjadi teman hidupku?” tanyamu dengan berbisik lembut dan lambat-lambat. sejak saat itu, suaramu terngiang ditelingaku. sejak saat itu, setiap malam aku merapal doa. memohon Tuhan menunjukkan skenario hidupNya untukku, siapa tahu aku tahu apa yang harus aku lakukan.

waktu gelap menelan cahaya. waktu bintang berkelip dan awan tidak lagi berarak. waktu ramai menyesap dan bising menguar. waktu hanya alunan melodi indah yang kita dengar. waktu hujan mulai turun warna warni. waktu kamu memeluk diriku erat dari belakang. waktu kamu mengecup keningku mesra. waktu  itu juga aku sadar aku tidak ingin kehilanganmu. aku tidak ingin jauh darimu. aku tidak sanggup hidup tanpamu. dan waktu itu juga aku tahu kamu jawaban dari semua pertanyaan yang pernah muncul dalam benak dan hatiku.

waktu hari hampir berganti. waktu kamu menggenggam tanganku. waktu kamu peluk diriku, sayang. waktu itu juga aku tahu, kamu kisah romantis yang selama ini aku tunggu-tunggu sepanjang hidupku.

tidak ada ragu lagi, hanya ada cinta setiap kali kita bernafas. Dan aku tahu itu pasti karena kamu.

waktu itu hari kedua bulan September… kita saling memiliki, saling melengkapi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s