Kehadirannya…

3 Mei 2012

KETIKA DIA HADIR

aku masih disini

menanti seperti biasa

mentari terbenam, temani lamunanku

jam berputar seperti lambat-lambat

tak sabar aku menunggu

tapi satu yang aku tahu

ketika mentari terbit besok pagi

aku semakin dekat untuk menemukanmu

satu cinta yang aku damba

sebuah rasa yang aku impikan

satu peluk yang berarti

dan ketika día hadir

dai akan menjadi satu-satunya

menjadi yang terakhir

dan menjadi selamanya

selamanya hanya untukku

ketika dia hadir

penantianku akan berakhir

24 September 2012

KEMUDIAN DIA HADIR

aku disini

tak lagi sendiri, tapi bersamanya berdiri

mentari terbenam, menonton kita yang berpelukan mesra

saat bersamanya, detik berputar seperti berlari

cepat bukan main, seakan dia tak suka kita bersama

tapi aku tahu

esok saat mentari terbit lagi

dia akan tetap menjadi milikku

dan selamanya kita akan saling memiliki

dirinya yang aku damba dan impikan

dia adalah satu cinta yang penuh

cinta yang saling berbalas dan ini sangat indah

ini sebuah rasa yang buncah setiap kali kita bangun pagi

satu peluk dengan beribu rasa

satu kecup manis sebelum berpisah dengan getar yang tahan semalaman

ketika dia hadir

semua terasa lengkap sudah

terasa penuh bahkan seperti tumpah

dia satu-satunya dihati

dan kita sepakat berdoa semoga kehendak Tuhan adalah kita bersama sampai mati

selamanya bersama

melihat rambut kita memutih dan menyaksikan kerut yang timbul perlahan

bersama-sama selamanya

dia selamanya dihati juga sanubari

dan ketika día hadir

penantianku pun sudah berakhir….

PS : terima kasih sayangku, jagoanku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s