Untuk Selamanya

“ingat saat-saat kita sulit bertemu, ingat saat-saat kita selalu merindu.”

aku ingat kau yang katakan itu. pada malam hari di dalam mobil saat kau mengantarku pulang. setiap kali kita berselisih, kata-kata itu muncul dibenakku, dan membuatku sulit jauh darimu. sayangku, kita tercipta untuk selamanya. Tuhan memikirkanmu saat tanganNya menenun diriku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s